Headlines News :
Showing posts with label Info Sport. Show all posts
Showing posts with label Info Sport. Show all posts

Won 1-0, Nigeria stand chatting Argentina

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 08:09
Won 1-0, Nigeria stand chatting Argentina

Nigeria's 1-0 win over Bosnia and Herzegovina in Group F match at the Arena Pantanal, Sunday (22/06/2014). This victory opened up opportunities accompanying Nigeria Argentina to the round of 16.
Victory is determined by Nigerian Peter Odemwingie scored mere puppet in the 29th minute. This goal came from Emmanuel Emenike movement on the right side.

He passed the Emir Spahic before releasing the bait to Odemwingie in the goal mouth. Without escort, Odemwingie easily push the ball into the goal, conquering Bosnian goalkeeper, Asmir Begovic.
This goal Bosnia camp protested because they assume Emenike first foul on Spahic. In reruns, clash both players make Spahic fall.

This victory also created thanks to referee Peter O'Leary contributed. New Zealand referee annulled a goal that was Bosnia and Herzegovina five minutes earlier.
Edin Dzeko is considered to be in an offside position to welcome a breakthrough Zvjezdan Misimovic. Based reruns, Dzeko has not been in an offside position when Misimovic release the bait.

Thanks to this win Nigeria the opportunity to qualify for the round of 16. Nigeria is ranked second, behind Argentina, with a collection of four points from two matches.
For Bosnia and Herzegovina, this defeat made them practically eliminated. Victory over Iran in the final game will not be enough to pass them.

Elimination Edin Dzeko, cs create competition to get a share of the last round of 16 left to live Nigeria and Iran. Nigeria only need a draw with Argentina to qualify. Even if you lose, they still qualify as long as Iran failed to win over Bosnia and Herzegovina.
However, Nigeria could accompany Argentine void if they lose. Meanwhile, Iran is able to win over Bosnia and Herzegovina with the number of goals more than Nigeria.

1-3 Barcelona takluk dikandang Real Sociedad

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 04:12
1-3 Barcelona takluk dikandang Real Sociedad
Meski mendominasi pertandingan, Barcelona dibuat tidak berdaya oleh Real Sociedad karena kalah 1-3 pada lanjutan Liga BBVA di Stadion Anoeta, Sabtu atau Minggu (23/2/2014) dini hari WIB.

Kekalahan itu membuat Barcelona turun ke posisi kedua klasemen sementara Liga BBVA dengan poin 60, kalah tiga angka dari Real Madrid. Sementara itu, Sociedad naik ke posisi kelima dengan 43 poin.

Tampil dengan kekuatan penuh, Barcelona sebenarnya mampu tampil dominan sejak menit-menit awal pertandingan. Namun, barisan pertahanan Sociedad tampil cukup disiplin sehingga para pemain Barcelona kesulitan mengembangkan permainan.

Sementara itu, Sociedad bukan tanpa serangan. Beberapa kali skuad asuhan Jagoba Arrasate tersebut mampu menciptakan peluang berbahaya di kotak penalti Barcelona lewat serangan balik cepat.

Pada menit ke-23, misalnya, ketika Antoine Griezmann sukses menyarangkan bola ke dalam gawang Barcelona. Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut karena David Zurutuza lebih dulu melanggar Sergio Busquets.

Upaya Sociedad akhirnya membuahkan hasil sembilan menit berselang. Torehan pertama Sociedad tercipta setelah bek Barcelona, Alex Song, melakukan gol bunuh diri karena gagal mengantisipasi umpan silang Sergio Canales.

Namun, kedudukan tersebut tidak bertahan lama. Hanya berselang empat menit, Lionel Messi sukses lolos dari pengawalan bek Sociedad sebelum kemudian melepaskan tembakan akurat untuk menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-36.

Selepas turun minum, Barcelona mencoba kembali mengurung pertahanan Sociedad. Akan tetapi, serangan yang dibangun oleh Messi, Neymar dan Cecs Fabregas masih dapat dengan mudah dipatahkan oleh barisan belakang Sociedad yang tampil cukup disiplin.

Keasyikan menyerang, membuat barisan belakang Blaugrana kurang konsentrasi. Alhasil, hal itu pun mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Sociedad untuk kembali unggul 2-1 melalui torehan Antoine Griezmann tyang sukses memaksimalkan umpan akurat dari Carlos Vela pada menit ke-53.

Gol tersebut semakin membangkitkan semangat tim juang Sociedad. Bahkan, lima menit berselang mereka mampu kembali membobol gawang Valdes setelah David Zurutuza yang lolos dari kawalan para pemain belakang Barcelona sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Tertinggal dua gol, pelatih Barcelona, Gerardo Martino, kemudian menarik keluar Martin Montoya untuk digantikan Alexis Sanchez. Serangan skuad Barcelona pun terus mengalir ke jantung pertahanan Sociedad.

Meski begitu, Sociedad mampu tampil cukup disiplin. Sekitar tujuh hingga delapan pemain berada di barisan pertahanan jika Messi dan kawan-kawan melakukan serangan. Taktik itu pun mampu membuat para pemain Barcelona terlihat frustasi.

Bahkan, pada menit ke-81, Sociedad hampir saja menambah gol keempat jika bola tendangan Xabi Prieto tidak membentur tiang kanan gawang Barcelona seusai menerima umpan Vela. Serangan tuan rumah itu memanfaatkan blunder yang dilakukan Gerard Pique.

Barcelona terus mencoba menekan Sociedad hingga menit-menit akhir pertandingan. Akan tetapi, sejumlah peluang mereka gagal dikonversikan menjadi gol sehingga membuat skor 3-1 untuk tuan rumah bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Menurut catatan Soccernet, sepanjang pertandingan, Barcelona menguasai bola sebanyak 65 persen dan menciptakan tiga peluang emas dari 10 usaha. Adapun tim tuan rumah melepaskan tiga tembakan akurat dari 15 percobaan.

Susunan pemain:
Sociedad: 1-Claudio Bravo, 3-Mikel Gonzalez, 6-Inigo Martínez, 20-Jose Angel, 31-Zaldua, 4-Gorka Urkola, 5-Markel Bergara Larranaga, 17-David Zurutuza, 7-Antoine Griezmann (10-Xabi Prieto 74), 11-Carlos Vela, 16-Sergio Canales Madrazo (15-Jon Ansotegui 84)
Pelatih: Jagoba Arrasate

Barcelona: 1-Victor Valdes, 2-Martin Montoya (9-Alexis Sanchez 73), 3-Gerard Pique, 15-Marc Bartra, 21-Adriano, 8-Andres Iniesta, 16-Sergio Busquets, 17-Alex Song (4-Cecs Fabregas 61), 7-Pedro, 10-Lionel Messi, 11-Neymar
Pelatih: Gerardo Martino

Pemain Muslim Mengubah Liga Inggris

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 01:30
London - Selebrasi gol Demba Ba memang unik. Ketimbang bersorak jejingkrakan, penyerang Chelsea itu bersujud syukur di lapangan hijau. Bintang asal Senegal itu melakukannya sejak Februari 2012, saat membela Newcastle United. Di klub lamanya itu, dia malah bisa sujud berjemaah bareng rekan senegaranya, Papiss Cisse.

Selain Ba dan Cisse, saat ini terdapat 38 pemain muslim lain di Liga Primer Inggris, termasuk Edin Dzeko dan Yaya Toure di Manchester City serta Nicolas Anelka di West Bromwich Albion. Jumlah pemain muslim melonjak jauh ketimbang saat pertama liga bergulir, pada 1992. Waktu itu cuma ada Nayim di Tottenham Hotspur yang beragama Islam. Penyebabnya adalah meningkatnya jangkauan pencari bakat, dari kawasan elite di Paris sampai desa terpencil di Afrika Barat.

Sudah pasti 40 muslim itu membawa perubahan di Liga Inggris. Mereka, meski tidak semuanya, menuntut klubnya untuk membantu mereka menunaikan syariat Islam. Dari makanan halal dan minuman non-alkohol, jeda latihan untuk salat, sampai pemisahan tempat sewaktu mandi.

Tindakan mereka juga membuat Liga Inggris berubah. Pada Mei 2012, Yaya Toure menolak penghargaan man of the match di laga City melawan Newcastle dan menyerahkan botol sampanye--simbol gelar tersebut--kepada rekannya, Joleon Lescott. "Saya tidak minum ini karena saya muslim, kamu saja yang simpan," kata bintang 30 tahun asal Pantai Gading itu. Sejak itu, panitia liga menghapus botol sebagai lambang man of the match¬ dan menggantinya dengan piala mungil.

Pada bulan Ramadan--yang tahun ini berakhir pada 7 Agustus, 10 hari sebelum liga bergulir-- tuntutan tersebut bertambah. Periode tanpa makan dan minum sampai 18 jam membuat klub khawatir pemain muslim tidak akan optimal selama 90 menit di lapangan. Kebanyakan klub meminta pemainnya tidak berpuasa. Abou Diaby sempat mendapat permintaan serupa itu di Arsenal. "Tapi mereka paham Ramadan merupakan masa istimewa bagiku, jadi mereka memberi izin," ujar gelandang 27 tahun ini.

Ba segendang sepenarian. "Setiap kali manajer menggerutu soal puasa, saya selalu bilang, 'Kalau performaku tetap bagus, mainkan aku. Kalau jelek, turunkan aku ke bangku cadangan. Sederhana saja’," kata pria 28 tahun itu.

Banyaknya pemain muslim yang taat seperti Ba membuat klub dan pelatih Liga Inggris mau tak mau harus menyesuaikan diri. Newcastle, misalnya, yang memiliki tujuh pemain muslim, baru saja menyediakan ruang khusus untuk beribadah para pemainnya sebelum berlaga. “Kami menjaga pemain kami, juga latar belakang agamanya,” ucap Alan Pardew, pelatih klub itu. “Agama memiliki arti penting bagi sejumlah pemain kami.”
Sumber : Tempo

Hajar Milan 4-0, Barca Lolos ke Perempatfinal

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 05:08

Barcelona tampil gemilang di leg kedua babak 16 besar Liga Champions kontra AC Milan. Los Cules menang 4-0 sekaligus menghantarkan mereka ke perempatfinal usai menang agregat total 4-2.

Dalam laga yang dihelat di Camp Nou, Rabu (13/3/2013) dinihari WIB, Barca yang harus mengejar ketertinggalan dua gol di leg pertama sudah mencetak gol lewat Lionel Messi di menit kelima dan disusul di menit 38, kembali lewat Messi.

Di babak kedua Barca menambah gol lewat David Villa dan Jordi Alba. Dengan kemenangan 4-0 ini, Barca yang kalah 0-2 di leg pertama lolos ke babak delapan besar.

Jalannya Pertandingan

Baru empat menit laga berjalan gawang Milan sudah bobol. Messi mendapat bola sodoran di dekat kotak penalti dan dikawal sekitar 3-4 pemain, dengan cepat dia langsung menyepak bola ke pojok kanan atas gawang Christian Abbiati yang hanya terperangah melihat gawangnya bobol.

Gol cepat itu membuat Barca kian bernafsu mengejar gol dan di menit ke-12 Andres Iniesta melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, bola ditepis Abbiati dan menghantam mistar. Bola rebound disambar Messi tapi masih menyamping di sisi gawang.

Lima menit setelahnya giliran Xavi Hernandez yang menguji ketangguhan Abbiati tapi bola tembakan dari jarak 25 yard masih bisa ditepisnya dan amanlah gawang Milan.

Milan mendapat kesempatan cetak gol di menit 36 lewat sebuah serangan balik di mana Mbaye Niang mendapat bola dan memasuki kotak penalti. Cuma tinggal berhadapan dengan Victor Valdes, bola hasil tembakan Niang menerpa tiang gawang.

Dua menit setelahnya Barca menggandakan keunggulan menjadi 2-0 sekaligus menyamakan agregat menjadi 2-2. Pencetak golnya siapa lagi kalau bukan Messi yang mendapat umpan pendek dari Iniesta dan langsung menembak bola melewati kaki Mexes dan bersarang di pojok kiri gawang. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Tiga menit selepas restart Barca mendapat peluang melalui Messi yang berlari ke arah kanan kotak penalti Milan dan melepaskan sepakan yang masih lemah mengarah ke pelukan Abbiati.

Villa! Di menit 56 penyerang bernomor punggung tujuh itu menambah keunggulan Barca menjadi 3-0 setelah mendapatkan bola terobosan Xavi di kotak penalti. Berdiri bebas, Villa dengan mudah menaklukkan Abbiati di bawah mistar dengan sepakan melengkung ke pojok kanan. Barca kini memimpin agregat 3-2.

Milan kemudian nyaris menyamakan kedudukan di menit 82 ketika crossing Bojan Krkic dari sisi kiri menemui Robinho di kotak penalti. Sebelum Robinho mengeksekusinya, Jordi Alba dengan sigap mem-blok bola tersebut.

Di menit 92 Barca kemudian memastikan kelolosan mereka setelah Alba mencetak gol keempat timnya. Serangan balik dari Messi ke Alexis Sanchez yang kemudian memberi crossing ke sisi kiri, Alba menerima dan dengan mudah meneruskan ke dalam gawang Abbiati.

Susunan Pemain

Barcelona: Valdes, Dani Alves, Pique, Mascherano (Puyol 77'), Alba, Xavi, Sergio Busquets, Iniesta, Pedro (Adriano 83'), Villa (Alexis 73'), Messi

AC Milan: Abbiati, Constant, Zapata, Mexes, Abate, Montolivo, Ambrosini (Muntari 60'), Flamini (Bojan 74'), Boateng, Niang (Robinho 60'), El Shaarawy

Taktik Allegri Hadapi Barca Versi El Shaarawy

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 04:48

Penyerang AC Milan, Stephan El Shaarawy, membeberkan instruksi Pelatih Massimiliano Allegri kepada timnya untuk melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Barcelona, Selasa atau Rabu (13/3/2013) dini hari WIB. Intinya, Milan akan bermain hati-hati dan bersabar.

"Pelatih kami telah menyiapkan dengan sangat baik untuk pertandingan ini. Dia mengatakan kepada kami untuk tidak terburu-buru, bersabar, dan menunggu waktu yang tepat untuk menyerang. Kami memperlajari Barcelona. Kami sebisa mungkin membatasi pergerakkan mereka dan kemudian menunggu waktu yang tepat untuk melakukan serangan balik," jelas El Shaarawy seperti dilansir Sky Sport.

"Yang paling penting, kami bermain tanpa tekanan dan waspada. Milan memiliki pemain berkualitas dan kami juga bisa menerapkan gaya permainan kami," sambungnya.

I Rossoneri datang ke Camp Nou dengan modal kemenangan 2-0 pada leg pertama. Dengan demikian, Milan minimal hanya butuh  hasil imbang untuk memastikan tiket perempat final.

Sacchi: Milan dan Madrid Saling Bantu Jegal Barca

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 04:43

Arrigo Sacchi mengatakan bahwa AC Milan dan Real Madrid telah saling membantu untuk bisa mengalahkan Barcelona FC. Seperti diketahui, Milan mengalahkan Barca di Liga Champions sedangkan Madrid menang atas Barca di Copa del Rey dan La Liga.

Barca memang bisa bangkit dengan kemenangan atas Deportivo La Coruna akhir pekan lalu. Namun Sacchi mengatakan bahwa Milan punya momentum bagus karena Barca masih belum sepenuhnya lepas dari bayang-bayang kekalahan atas Real Madrid.

Lebih jauh, Sacchi memandang bahwa Milan dan Madrid secara tak sengaja telah saling membantu untuk bisa mengalahkan Barca. Kini Sacchi semakin yakin bahwa Milan akan mampu melewati hadangan Barca dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

"Saya bicara dengan Jose Mourinho setelah kemenangan Madrid atas Barca. Ia mengatakan bahwa kemenangan Milan telah membantu perjuangan Madrid. Kini Madrid yang membantu Milan. Dengan mengalahkan Barca dua kali, mereka telah membalas bantuan kami," ujar Sacchi.

Sacchi merupakan pelatih legendaris AC Milan. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Sepakbola Real Madrid.

Cuneyt Cakir Ternyata 'Pengikut' Real Madrid

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 18:35
Keputusan wasit Cuneyt Cakir yang memberikan kartu merah kepada Nani memantik amarah dari banyak fans Manchester United. Menariknya, wasit asal Turki itu ternyata 'pengikut' setia Real Madrid.

Seperti yang kita ketahui, keputusan Cakir memang diduga sedikit berbau kontroversi. Hal ini juga dinilai sangat merugikan pihak tuan rumah, kala pertandingan masih menyisakan 24 menit waktu normal.
 

Cakir yang juga memiliki akun twitter @RefereeCuneyt, mau tak mau harus merasakan ribuan hujatan dari penggemar setia The Red Devils karena ulahnya tersebut. Namun, ada korelasi menarik dari semua kontroversi ini.

Menariknya, pengadil pertandingan berusia 36 tahun itu ternyata juga followers Real Madrid dan harian Marca -yang kita ketahui media pro Los Blancos- di Twitter. Namun, kicauan terakhir Cakir mengatakan bahwa ia berniat meng-deactivate akun sosial medianya tersebut. Ia merasa tidak layak mendapat penghinaan oleh fans MU.



Tetapi, menurut kabar terakhir, Uefa mengatakan bahwa keputusan Cakir sudah tepat dan tidak berbau kontroversi. bola.net

Diego Michiels Solat Asar Berjamaah

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 16:49
 
Pesepakbola Diego Michiels menjalani salat Asar berjemaah di masjid Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (7/3/2013) petang. Ia menyempatkan diri beribadah menjelang majelis mengetuk palu vonis yang akan menentukan nasibnya dalam kasus pengeroyokkan.
Pantauan Tribunnews.com, Diego yang mengenakan kemeja lengan panjang berwarna merah muda menjalani salat berjemaah di barisan pertama para makmum.
Pesepakbola naturalisasi asal Belanda yang belum lama menjadi muslim itu tampak khusuk mengikuti gerakan demi gerakan sang imam salat yang berada di depannya.
Sidang pembacaan vonis untuk Diego dijadwalkan digelar pukul 13.00 WIB. Namun, hingga berita ini ditulis, sidang belum dimulai.
Pada sidang sebelumnya, Diego Michiels (22) selaku terdakwa dituntut pihak jaksa dengan enam bulan penjara, karena dianggap terbukti bersalah melanggar pasal 170 ayat 2 KUHP tentang pengeroyokkan, terhadap Mef Paripurna, di halaman parkir Domain Club, Senayan City, Jakarta Selatan, pada November tahun lalu.
Majelis hakim yang dipimpin Nawawi juga sudah mengabulkan permintaan Diego untuk menjadi tahanan kota atas pertimbangan adanya surat permohonan dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Dan Diego yang ditahan sejak 10 November 2012 lalu, akhirnya menghirup udara bebas pada 25 Februari sampai 20 Maret 2013. tribunnews.com

Xavi Hernández

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 06:37
Summary
"Xavier Hernández i Creus" (; born 25 January 1980 in Terrassa, Barcelona, Catalonia), commonly known as "Xavi", is a Spanish footballer who currently plays as a central midfielder for Spanish La Liga club Barcelona. Widely considered among the finest playmakers in world football, Xavi was named the official Man of the Match of the 2009 Champions League Final as he helped Barcelona defeat Manchester United to win their third European Cup. He was named Best Player by UEFA at Euro 2008

and was one of the five finalists for the 2007-08 FIFA World Player of the Year. In all he has been capped 80 times for the Spanish national team and has played for his country in the 2000 Summer Olympics, 2002 FIFA World Cup, UEFA Euro 2004, 2006 FIFA World Cup, UEFA Euro 2008, and the 2009 FIFA Confederations Cup.

Club career

Xavi is a product of Barcelona's youth system and has spent all of his footballing life at the Camp Nou since the age of 11. He quickly made his way through the youth and reserve teams and was a key member of Jordi Gonzalvo's Barcelona B team that won promotion to the Segunda División.
His progression through the teams earned him a first team debut on 18 August 1998 in the Super Cup final, in which he scored against Mallorca. He quickly went on to become a key member of Louis van Gaal's title winning team.

Xavi is considered the successor of Josep Guardiola in the Barça engine room and after Guardiola left the club, Xavi became the chief playmaker in the side. Since the title-winning season of 2004-05, he has been a vice-captain of the team. In the 2005-06 season, Xavi tore the ligaments in his left knee in training; he was out of action for five months, missing the majority of the playing season, but returned in April and was on the substitutes bench for the 2006 UEFA Champions League Final.
The 2008-09 season was Xavi's best season so far, by performances and achievements. He was a main part of Barcelona's treble, performing with excellence in all three competitions:
He scored the 4th goal in the 4-1 win in the Copa del Rey 2008-09 final against Athletic Bilbao , with a free kick.

In La Liga, among many fine performances, perhaps the most significant one is the 6-2 El Clásico victory vs Real Madrid on May 2nd. He assisted 4 out of 6 goals (once to Puyol, once to Henry and twice to Messi), and this performance and this win definitively led to Barcelona winning the 2009 title.
Finally, Xavi helped Barcelona win the 2009 Champions League Final versus Manchester United, which ended 2-0, assisting the second goal by raising the ball to Leo Messi's header after 69 minutes and also nearly scored as his shot from just outside the penalty box hit the post. Xavi was recently voted 'UEFA Champions League best midfielder' for his contribution during Barcelona's victorious 2008-09 UEFA Champions League campaign.

Xavi is under contract to Barça until 2014 after extending his contract during the 2008-09 season. The new contract will make him one of the club's biggest earners, and entitle him to ?7.5 million a year.
Xavi equalled Carles Rexach in the all-time appearances list for Barcelona when he made his 452th appearance in his 11th season at the club on 14 February 2009. He is now second only to Migueli, who made 548 appearances.

International career

Xavi was first called up for the 1999 FIFA World Youth Championship, scoring two goals as Spain won the trophy. He made his senior debut on 15 November 2000 against the Netherlands and has since been a regular fixture in the Spanish squad. His trip to the 2006 FIFA World Cup was in doubt due to a knee ligament injury, but he recovered in time and was named as part of Luis Aragonés' squad. His importance to the team was summed up by Aragonés when he said, "People say it is a gamble to take Xavi with us, but I say it would be a crazy gamble to leave him at home." Xavi was named Man of the Match in Spain's match against Ukraine and played in all of Spain's other three matches, before they were knocked out by the experienced French team in the second round.

During UEFA Euro 2008, Xavi played a vital role in Spain's successful campaign. Partnering with fellow Barça teammate Andrés Iniesta in the midfield, he was the fulcrum between the defense and the forward line regularly supplying the strikers with vital passes and crucial assists. He scored the opening goal in the 50th minute in the semi-final against Russia which was the 500th goal ever scored in the European Championships. In the final against Germany, he slid a well-timed pass to Fernando Torres who slotted in the winning goal. He was selected as the Player of the Tournament by UEFA officials.

Xavi was called up again for the 2010 FIFA World Cup qualifiers by the new manager Vicente del Bosque and continued his good form from Euro 2008. In their 3-0 win over Estonia, two of the goals were scored from his free kicks. He was selected in the 23-man squad for the 2009 FIFA Confederations Cup and started all three of Spain's group games.

All-time club statistics

As of 24 November 2009

Honours and awards

Barcelona
"La Liga (4):" 1998-99, 2004-05, 2005-06, 2008-09
"Copa del Rey (1):" 2008-09
"UEFA Champions League (2):" 2005-06, 2008-09
"Supercopa de España (3):" 2005, 2006, 2009
"UEFA Super Cup (1):" 2009
Spain U20
FIFA U-20 World Cup : 1999
Spain U23
Olympic Games: 2000 Silver Medal
Spain
UEFA European Football Championship: 2008
Individual
Don Balón Award for Breakthrough Player of the Year : 1999
Don Balón Award for Spanish Player of the Year in La Liga: 2005
Euro 2008 Player of the Tournament
FIFPro World XI : 2007-08
IFFHS World's best playmaker: 2008
UEFA Team of the Year: 2008, 2009
FIFA.com Team of the Year: 2008
UEFA Champions League 2008-09 Top assister
UEFA Club Best Midfielder: 2008-09
LFP Best Midfielder 2008-09

Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Andrés Iniesta

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 06:33
  • Full Name: Andres Iniesta
  • Squad No: 8
  • Position: Midfielder
  • Age: 28
  • Birth Date: May 11, 1984
  • Birth Place: Albacete
  • Height: 5' 7'' (1.70m)
  • Weight: 65 kg

This unassuming midfielder from Albacete has long lived in the shadow of some of his team-mates, but has demanded recognition of his own thanks to his dazzling brilliance for club and country. 

After joining Barca from Albacete as a 12-year-old, Iniesta was quickly picked out as a special talent at an early age by none other than Pep Guardiola, with the then-Barca midfielder and current manager famously telling Xavi: "You're going to retire me. This lad is going to retire us all." But Iniesta's quiet approach and willingness to play in a variety of positions meant his contribution was often overlooked in his early years. 

But in recent times his humble approach has only further endeared him to a support that revels in watching him on a weekly basis. Alongside the supremely-talented Xavi in midfield, or operating as an auxiliary forward, Iniesta has been one of Barca's most consistent performers and was widely hailed as one of the world's best players when playing an influential role in Barca's historic six trophy season. 

He also capped a glorious rise by smashing the winning goal in the 2010 World Cup final to take Spain to the title, having shone in the showpiece, being named Man of the Match. Iniesta was also named in the Team of the Tournament, such were the high level of his displays. 

Strengths: A wonderful technician and one of the finest exponents of the passing game in Europe, Iniesta also has an admirable willingness to work ceaselessly for his team. His dribbling, vision and poise all catch the eye while his versatility also marks him out as the complete midfielder. 

Weaknesses: Like Xavi, his physical attributes are not remarkable, although what he lacks in strength and height he makes up for in intelligence and guile. 

Career high: Scoring the goal that won Spain the 2010 World Cup. 

Career low: In the summer of 2009, Iniesta was left feeling down due to some persistent injury problems and then saw his friend, Espanyol defender Dani Jarque, die on August 8. "That destroyed me, I cried a lot," said Iniesta. 

Style: Versatile, intuitive, masterful, a midfield maestro. 

Quotes: "Iniesta is easily Spain's most complete player. He has everything." Barcelona team-mate Xavi, May 2009. 

Trivia: Iniesta's hero is former Barcelona, Real Madrid and Denmark star Michael Laudrup, who was a key figure in Johan Cruyff's 'Dream Team' at the Nou Camp in the early 90s, as revealed on his bizarre official website: www.andresiniesta.es

Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Lionel Messi

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 06:30
  • Squad No: 10
  • Position: Forward
  • Age: 25
  • Birth Date: Jun 24, 1987
  • Birth Place: Rosario, Argentina
  • Height: 5' 7'' (1.70m)
  • Weight: 67 kg

Lionel Messi is the heir apparent to the throne left vacant by Diego Armando Maradona. The waters are divided between those who consider him to be far from being the best No. 10, and those who believe that Messi will be even better than Maradona. 

Born in Rosario, he cut his teeth in the youth ranks of Newell's Old Boys, until a hormonal problem that affected his growth changed the plans of his family and, of course, his personal future. Facing expensive treatment for their son, Messi's parents moved to Spain as Newell's were not able to afford the medical costs related to his condition, and even the wealthiest Argentine teams, such as River Plate, refused to foot the bill. After his first trial with Barcelona, the Catalan coaches had no doubts. They decided to sign Messi and pay for his medical treatment. His growth was noticeable within Barca, and in little time he came to be considered one of the great talents at the club. He made his debut in the first division in October 2004, against Espanyol, and Barcelona have since adopted him as one of their greatest idols. His first championship would come in the Liga season of 2004-05. Since then, and playing a more prominent role every season, he has won every major club trophy at Camp Nou - including a stunning haul of six in 2008-09 - and claimed the World Player of the Year award three times in three years, leaving many in little doubt as to the fact that Messi is the best player of his generation; possibly of all-time. 
 
That idea was given further weight in March 2012 when, at the age of 24, he became the all-time top scorer at Barcelona - beating the 232 goals of Cesar Rodriguez. 

Strengths: His ball skills are second to none, his runs from midfield are usually lethal and he is almost impossible to tackle when he gets his head down. His balance when running at speed is incredible. Weaknesses: Too often he searches for a way to finish moves by himself without looking for team-mates in a better position to shoot at goal. Career high: Winning the 2009, 2010 and 2011 World Player of the Year awards. Career low: He was unable to perform to his best in the 2006 World Cup in Germany, where Argentina were eliminated in the quarter-finals with Messi looking on from the bench. Style: Quick, incisive, balanced, a stylish runner with the ball. Quotes: "Messi is my Maradona," said Maradona himself, as the head coach of the Argentine national team. Trivia: His debut with the national team (against Hungary) was a disaster: he entered the game in the 18th minute of the second half, and 47 seconds later was sent off.

Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Van Persie signing is a landmark moment for Man Utd

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 06:27
Sir Alex Ferguson has made an exception to his rule for an exceptional talent. Manchester United's manager has moved away from his zealous investment in the younger market to sign Robin van Persie.
Ferguson's transfer mantra in recent seasons has been "value" - so it is a measure of the size of the statement he and United want to make that he is prepared to pay £24m plus a lavish salary for Arsenal's 29-year-old double footballer of the year.

For Arsenal, there will be injury at seeing their leader and main attacking threat leave. There is the added insult that after questioning their direction and ambition he has chosen to be the first player to switch from the Gunners to United since Viv Anderson in 1987.
Emotions among the followers of these fierce rivals will be in sharp contrast today. Old Trafford will be floating on clouds of renewed optimism after a signing that sends out a series of threatening signals while Arsenal's fans will bemoan the loss of another pivotal figure after losing Cesc Fabregas and Samir Nasri last summer.

So what are the ramifications of Van Persie's impending switch for the club he is joining and the one he is leaving behind?
Arsenal manager Arsene Wenger will find it difficult to paint a pleasant picture after losing a player of such significance and influence. Despite the hopeful noises of one last season - and even the possibility of a new contract - Van Persie's career at The Emirates was dead from the moment he released what many regarded as a disrespectful statement outlining his intention to leave.
It is also a move which presents Wenger with one of his most formidable challenges. Arsenal's manager has not been able to win a trophy with Van Persie since the FA Cup in 2005 - so how difficult will he find it without him?



And yet, despite the very obvious blow Van Persie's departure will deal to Arsenal, once the dust has settled and the pain of seeing him paraded in a Manchester United shirt has subsided, Wenger can still point to plenty of reasons for optimism.
Financially, the deal is a very good one for Arsenal. Irrespective of Van Persie's stature, to collect £24m for a player who could have walked away for nothing next summer represents sound business.
Wenger has also not waited for the Van Persie endgame to make his plans. This has been a summer with structure.

After what seemed the endless farewells for Nasri and Fabregas last summer, Wenger and Arsenal appeared slow to react and were reduced to trying to conclude a series of deals while watching the clock on transfer deadline day.
This summer Wenger has not repeated the mistake. He was making plans even before Van Persie confirmed Arsenal's worst fears by announcing he would not sign a new contract.
Germany's Lukas Podolski and France striker Olivier Giroud arrived from FC Cologne and Montpellier respectively, while the £15m acquisition of Spain's Santi Cazorla from Malaga has had most sound judges acknowledging a real coup for Wenger and Arsenal.

Wenger's confidence in his ability to renew Arsenal and finally claim that elusive trophy has never wavered, so he will point to the emerging talent of players such as Alex Oxlade-Chamberlain and hopefully the return to fitness of Jack Wilshere as further solid building blocks for an exciting future.
Thomas Vermaelen is a fine defender who commands the respect of his colleagues while Mikel Arteta brought craft and experience to midfield after his arrival from Everton.
So while no-one can dress up Van Persie's loss as good news for Arsenal or downsize the challenge now facing Wenger - especially as he has chosen Old Trafford as his next destination - cold reflection from their supporters may just leave them thinking life will go on.
For Ferguson and United, the capture of Van Persie represents a landmark moment in their own redevelopment.

Ever since Manchester City took the title in the closing seconds of last season, there has been little doubt Ferguson has been determined to send a message to the new champions, as well as anyone else looking for cracks in Old Trafford's edifice.
The signing of a player who has been arguably the Premier League's outstanding performer for the last 18 months does the job - especially as it is widely accepted that City manager Roberto Mancini would have loved to have to have added Van Persie to his own attacking riches.
It is also a signal that United can and will spend the big money on stellar stars when the moment arrives Ferguson can point at Van Persie as the flesh and blood embodiment of his insistence that owners the Glazers will support him financially when it matters, proof that his public support for the Americans is not simply lip service to his paymasters.

Ferguson will relish working with Van Persie and pairing him with Wayne Rooney - a partnership with the potential to deliver devastation on Premier League defences.
It may take time to come to fruition as Rooney occasionally does not take easily to a pairing, but they are of such quality that it is hard to see it not coming off.
England youngster Danny Welbeck may have mixed feelings on the matter having done so much to establish himself last season - but Ferguson will rotate his resources and Javier Hernandez will also come into the equation.

It should also be remembered Ferguson's greatest season, when the title, Champions League and FA Cup, was won in 1999, was done with an attacking quartet of Andrew Cole, Dwight Yorke, Teddy Sheringham and Ole Gunnar Solskjaer.
So Ferguson and United will parade the arrival of Van Persie as the day they showed the strength of their determination to fight back against the riches of Manchester City.
For Arsenal, there will be disappointment and undoubtedly a measure of bitterness. But it is also a new post-Van Persie era at The Emirates - and one with plenty to be hopeful about despite his leaving.

Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Ini Perempuan Islam Pertama Peraih Emas olimpiade

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 04:55
EL Moutawakel mengasah bakat olahraga di sebuah negara Muslim, Maroko. Orang tuanya mengajarkan trek lari dan lapangan padanya. Tentunya kegiatan itu berbeda dari kebanyakan perempuan Muslim di negaranya.

Berkat bakatnya di dunia atletik, El Moutawakel menarik perhatian Iowa State University. Universitas itu menawarinya beasiswa sambil menekuni lari gawang.


Sama seperti olahraga, pendidikan El Moutawakel sangat penting bagi orang tuanya, terutama ayahnya yang sempat gugup membiarkan putrinya menimba ilmu di Amerika Serikat. Seminggu kemudian setelah keberangkatannya ke Amerika Serikat, ayah El Moutawakel meninggal dunia dalam kecelakaan mobil fatal.


Meskipun masih dilanda kesedihan karena kehilangan ayahnya, delapan bulan kemudian El Moutawakel memenangkan juara pertama untuk lari gawang 400 meter dalam waktu 76 detik.


Ia pun dinobatkan sebagai perempuan Muslim pertama yang meraih medali emas Olimpiade. Ketika itu pada Olimpiade Los Angeles 1984, El Moutawakel juga menjadi perempuan Afrika pertama yang merebut medali emas.


El Moutawakel mendorong karier puluhan perempuan Muslim untuk mengikuti jejak kariernya. Kemenangan bersejarahnya membuktikan perempuan Muslim bisa memperjuangkan diri mereka sendiri di dunia modern Barat.


Ia membuka jalan seperti atlet Muslim, Ruqaya Al Ghasara. Pada tahun 2004, Al Ghasara berkompetisi di Olimpiade Yunani mengenakan jilbab penuh dan menjadikannya sebagai perempuan Muslim pertama yang mengenakan hijab di ajang Olimpiade.


Saat ini El Moutawakel menjadi anggota beberapa organisasi atlet internasional termasuk Amateur Athletic Federation Olympic Committee sejak 1998. Untuk Olimpiade London 2012, ia terpilih sebagai Presiden dari komite tersebut.
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Pesepak Bola Yang Berpuasa

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 18:06
Berikut daftar pemain sepakbola top dunia yang memeluk agama Islam. Siapa saja yang tetap berpuasa? Siapa yang tidak?
1. Mesut Ozil (Jerman / Real Madrid)
Playmaker yang memiliki daya jelajah tinggi ini memiliki darah Turki meski berkewarganegaraan Jerman. Islam adalah agama yang ia peluk sejak kecil.
Tidak ingin berbohong, Ozil mengaku tidak terlalu taat menjalankan puasa karena profesi yang digeluitnya.
 
"Karena pekerjaan, saya tidak bisa mengikuti Ramadan secara baik," ujar Ozil pada Bild beberapa waktu lalu.
"Saya hanya bisa melakukannya beberapa hari, saat saya sedang libur. Tapi diluar itu saya pikir mustahil, karena harus minum dan makan banyak untuk tetap berada di kondisi puncak," lanjut pemain yang bersinar di Piala Dunia 2010 itu.
2. Samir Nasri (Prancis / Manchester City)
Keluarga Nasri memiliki darah Algeria yang memeluk agama Islam. Saat membawa Manchester City juara Premier League musim lalu, ia pun berteriak "Allahu Akbar!" saat diwawancara salah satu stasiun televisi Timur Tengah.
Nasri sempat mengatakan dirinya memilih untuk tidak berpuasa jika bulan Ramadan jatuh ditengah musim kompetisi. Namun, karena bulan puasa sekarang jatuh saat libur dan masih persiapan, Nasri pun tampaknya merayakannya.
"Happy Ramadan Kareen untuk semua umat Muslim," tulis Nasri dalam akun Twitternya menyambut Ramadhan.
3. Yaya Toure (Pantai Gading / Manchester City)
Adik dari Kolo Toure ini memperlihatkan ketaatan sebagai seorang Muslim beberapa bulan lalu saat dirinya ditawarkan champagne setelah didapuk sebagai man-of-the-match.
Ia menolak untuk mengambilnya dan memberikan pada rekannya, Joeleon Lescott. "Saya tidak minum (alkohol) karena saya seorang Muslim. Jadi ini buat kamu saja," ujar Toure pada rekannya itu didepan kamera Sky Sports.
Namun, menurut Sport, kalau soal puasa sikap Toure berbeda. Saat masih membela Barcelona, gelandang kuat itu memilih untuk membayar puasa Ramadan setelah musim kompetisi karena menghargai kontraknya.
4. Karim Benzema (Prancis / Real Madrid)
Benzema memang dikenal sebagai pemeluk agama Islam yang taat. Bahkan, dia salah satu pemain yang tetap menjalankan kewajibannya meski tengah berkompetisi.
Musim lalu, media Spanyol AS mengungkapkan, Real Madrid sampai harus membuat program khusus untuk membuat para pemain tetap bugar selama berlatih sambil berpuasa di bawahnya cuaca panas Spanyol.
5. Freddie Kanoute (Mali / Beijing Guoan)
Jika banyak pemain yang memilih untuk tidak berpuasa saat Ramadan, tidak begitu dengan Freddie Kanoute.
Pemain yang lama membela klub La Liga, Sevilla, itu mengaku sebisa mungkin menjalankan kewajibannya tersebut.
"Saya coba menghormati kepercayaanku dan mengikutinya sebaik mungkin. Secara personal, kepercayaan saya membuat badan dan permainan saya sehat. Saya tahu kalau berpuasa menambah kekuatan dan tidak melemahkan seorang Muslim," ujar Kanoute beberapa waktu lalu.
 
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Sagna dan Samir Nasri Mengucapkan Selamat Berpuasa

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 16:04
LONDON - Tidak mau kalah dengan kompatriotnya di timnas Prancis, Samir Nasri, yang mengucapkan selamat menjalani ibadah puasa Ramadhan, hal yang sama juga dilakukan Bacary Sagna.

Bek Arsenal tersebut menyampaikan harapan semoga umat Islam mendapat keberkahan dari Allah SWT di bulan suci Ramadhan.

Sagna menyampaikan itu melalui akun twitter-nya, @SagnaofficialBacary. "Hi, wish all muslims a very good and peacefull Ramadan (Hai, berharap semua Muslim di dunia dalam keadaan baik dan diberkahi bulan Ramadhan)," kicau mantan pemain Auxerre itu.

Sagna tidak lupa mendoakan istrinya, seorang model tenar dari Prancis yang bermukim di London, Ludivine. Ia berharap Sang Pencipta memberikan yang terbaik bagi orang yang dicintainya itu. "God helps and forgives during this month..looking forward to see @ludivinesagna ?? (Allah membantu dan mengampuni (semua umat Islam) selama bulan ini..menatap ke depan untuk melihat (istriku) Ludivine," ujar Sagna lewat twitter.

Sagna adalah salah satu pesepakbola Muslim yang kariernya cukup sukses di Eropa. Sayangnya, sejak memperkuat the Gunners pada 2007, hingga kini Sagna belum mampu mempersembahkan trofi bagi Arsenal yang memang mengalami paceklik gelar selama tujuh musim terakhir.
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Lira Bajramaj, Bintang Sepak Bola Wanita Muslim Jerman

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 00:33
Fatmire "Lira" Bajramaj bisa menjadi inspirasi siapapun. Bintang sepak bola perempuan muslim tim Jerman ini adalah mantan pengungsi yang keluarganya melarikan diri Kosovo pada 1990-an ketika ia masih kecil.
Fatmire Bajramaj mulai bermain sepak bola meski tidak mendapat izin dari orang tuanya. Namun kini dia berada di puncak olah raga, mewakili apa yang CNN sebut "wajah sepak bola perempuan di Jerman".

Bajramaj tidak malu mempublikasikan perjalanannya sebagai seorang perempuan Muslim modern. Dia memainkan sepakbola tanpa wajah dan anggota badan tertutup, dan dia telah menulis sebuah autobiografi, "Tujuan Saya dalam Hidup (My Goal in Life) - dari Pengungsi menuju Juara Dunia". 

Pakar sepak bola Ulf Gebken mengtakan kepada New York Times, "Kami tidak akan memecahkan semua masalah ... (tapi) jika gadis yang baik di sepakbola, keluarganya bangga. Gadis-gadis akan keluar dan bermain, dan di sana. adalah kesempatan untuk integrasi dan emansipasi."

Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Puasa Bukan Rintangan Bagi Atlet Olimpiade

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 14:56
WartaNews - London, Suleiman Nyambui adalah pelari jarak 5.000 meter yang menyabet medali perak pada Olimpiade 1980. Waktu itu, Nyambui berlari di tengah Ramadan. Nyambui yang beragama Islam pun berpuasa, meski harus mengerahkan tenaga sejauh ribuan meter. Dan Olimpiade tak ia jadikan alasan untuk tidak berpuasa.



"Ketika Anda memutuskan untuk melakukan sesuatu, Allah ada menyertai Anda," tutur Nyambui, Kamis 19 Juli 2012.

Seperti 1980 lalu, kali ini Olimpiade London 2012 bertepatan dengan Ramadan. Tercatat sekitar 3.000 atlet beragam Islam yang ikut bertanding di sana. Seperti atlet dayung dari Inggris, Mohamed Sbihi, dan petinju asal Prancis, Rachid Azzedine.

Atlet yang juga puasa saat tampil adalah mantan pemain National Basketball Association Hakeem Olajuwon dan Shareef Abdur-Rahim; atlet National Football League, Hamza Abdullah dan Husain Abdullah; serta pesepak bola Karim Benzema dan Mahamadou Diarra.

Atlet lari 10.000 meter asal Kanada, Mohammed Ahmed, berencana tetap berpuasa selama latihan dan pertandingan Olimpiade London 2012. Menurut Ahmed, puasa bukanlah hal baru dalam kehidupannya. Karena itu dia memutuskan tetap menahan lapar dan haus selama Ramadan. "Paling-paling saya akan lebih merasa lelah di garis finish," ujar Ahmed.

Satu atlet yang berencana tak berpuasa adalah Sbihi. Atlet dayung ini akan menunda puasa Ramadan hingga pertandingan Olimpiade London 2012 berakhir. Dan tiap hari puasa yang ia lewatkan, Sbihi akan menyumbang 60 porsi makanan bagi masyarakat tak mampu di Maroko, kota kelahiran ayahnya.

"Beberapa atlet Islam ada yang tak menjalani puasa kala bertanding di Olimpiade," tulis situs berita Huffingtonpost. "Dan keputusan ini sudah disetujui otoritas keagamaan."

Kata Nyambui, bertanding kala puasa sebetulnya tidak menyengsarakan bagi atlet yang berpuasa. Bagian terberat adalah ketika latihan sebelum kompetisi dimulai. Sebab jadwal latihan dimulai bersamaan dengan awal Ramadan. Satu-dua minggu awal Ramadan adalah waktu yang sulit bagi atlet. Mereka harus menyesuaikan kondisi tubuh yang haus dan lapar namun tetap mengeluarkan banyak tenaga.

"Tapi setelahnya, tubuh sudah beradaptasi dan bisa bertahan. Orang berpuasa pun bisa main bola, jogging, atau berenang," ujarnya.

Di London, waktu puasa akan bergulir selama 17 jam dalam sehari. Pada Ramadan 1433 Hijriah ini, matahari memang bersinar lebih lama di Inggris. Sebab negara itu tengah melewati musim panas. (*/Olu)
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

10 Pesepak Bola Muslim

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 14:51
Sebetulnya banyak  pesepak bola yang beragama muslim dan mungkin sudah sama-sama kita ketahui bersama, disini Pasid-XP akan kasih tahu 10 pesepak bola muslim yang mungkin sebagian teman-teman belum tahu.

Sepak bola adalah olah raga paling populer di dunia. Olah raga yang dimainkan dan ditonton di hampir setiap penjuru dunia, dari Asia, Amerika hingga Afrika dan Eropa. 

Sepak bola juga Populer di negara-negara Islam, bahkan sejumlah tim sepak bola dari negara Islam memiliki prestasi baik, termasuk pemain sepak bola muslim yang berlaga di berbagai Liga bergengsi dan membela negara yang justru bukan mayoritas muslim.

Seperti Mesut Ozil yang merupakan pemain muda terkenal Jerman. Dia memiliki ritual membaca Alquran setiap hendak memulai pertandingan. Menurut dia, membaca Alquran sebelum pertandingan memberinya kekuatan lebih untuk bermain dalam pertandingan dengan baik. 

Berikut ini sejumlah pesepak bola terkenal yang beragama Islam:


1. Nicolas Anelka
Dia adalah pemain terbaik Prancis dan menjadi muallaf, masuk Islam pada tahun 2004. Nama Muslimnya adalah Bilal.


2. Franck Ribery
Dia adalah pemain terbaik Prancis yang terkenal yang juga masuk Islam. Nama Islamnya adalah Bilal Ahmed.


3. Zinedine Zidane
Zidane juga menjadi pemain terbai
k Prancis yang memainkan peran utama di Piala Dunia dan membawa Prancis juara pada tahun 1998.


4. Mesut Ozil
Dia adalah pemain muda terbaik Jerman yang disebut-sebut sebagai Diego berikutnya.



5. Kolo Toure
Dia bermain untuk klub sepak bola Arsenal dan ingin menjadi teladan bagi remaja muslim di Inggris.


6. Frederic Kanoute
Lagi-lagi dari timnas Prancis, yang juga Muslim.


7. Mehmet Scholl
Dikenal sebagai mantan pemain sepak bola Jerman.


8 Kristen Negouai
Kembali pemain asal Prancis dan seorang Muslim.


9 Hakan Sukur
Mantan pesepak bola besar asal Turki.


10. Lee Woon-Jae
Penjaga gawang asal Korea Selatan ini adalh seorang muslim. Aksi terkenalnya saat menggagalkan tendangan penalti keempat tim Spanyol pada perempat final Piala Dunia 2002.

Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Agung Supriyanto, Anggota Militer di Timnas U-22

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 18:04

Berlatar belakang sebagai seorang militer. Tak lantas membuat striker Timnas Indonesia U-22, Agung Supriyanto canggung bergabung bersama sesama anggota Timnas.

Berpangkat Sersan Dua (Serda) di Kesatuan Rindam 3 Siliwangi. Agung dengan mudah mampu bergaul dengan para pemain lainnya di dalam maupun di luar lapangan. Bahkan pemain yang memakai nomor punggung 18 ini menjadi salah satu aktor dari penampilan ciamik Indonesia di Piala Asia U-22.

"Meski seorang prajurit, saya tidak ingin menunjukkan sebagai TNI di hadapan mereka. Yang jelas kami semua dalam tim yang solid dan hubungannya harmonis," kata Agung Supriyanto.

Menurutnya, bergabung bersama militer di angkatan darat telah membantunya untuk tumbuh dan mengembangkan karir sepakbolanya di klub PPSM KN Magelang maupun di Timnas U-22, terutama terkai pembentukan karakter dan kedisiplinan.

Menjadi pemain sepakbola telah menjadi cita-cita anak pasangan Purbono dan Kasmirah sejak kecil. Berkat ketekunan dan tekad kuat dalam berlatih, akhirnya kini Agung bisa bergabung dengan klub PPSM Magelang yang dilatih Danurwindo serta dapat memperkuat Timnas.

"Akhirnya cita-cita kecil saya kesampaian. Saya sangat bersyukur dengan pencapaian ini. Ini adalah awal untuk jauh lebih baik," kata pria kelahiran 14 Juni 1992 itu.

Penampilan Agung saat melawan Timor Leste

Kerja keras dan berusaha selalu menampilkan permainan terbaik telah menjadikan pemain yang pernah bergabung dengan Persijap U-21 tersebut menjadi sosok striker yang haus gol. Dan gol perdana yang ditunggu-tunggu akhirnya datang saat Timnas U-22 bersua Timor Leste, Sabtu (07/7).

Gol pertama ini saya persembahkan untuk orang tua, komandan-komandan saya serta masyarakat yang telah mendukung saya," kata pengagum Bambang Pamungkas dan Ronaldo (Brasil) ini.

Dengan usia yang masih 20 tahun, jalan karir 'Serda' di sepakbola masih sangat panjang. Dengan kerja keras dan usaha ia pun berharap dapat bergabung dengan Persija Jakarta dan bermain bersama sang idola, Bambang Pamungkas dalam satu tim.

Peluang untuk menjadi penerus Bambang Pamungkas sebagai ujung tombak andalan Timnas pun sangat terbuka lebar. Atau bahkan bisa melebihi pencapaian idolanya sebagai pencetak gol terbanyak Timnas Indonesia sepanjang masa.

Selamat berjuang Serda. Tembakkan amunisi gol-golmu dan raihlah mimpi besarmu!!.

FIFA sepakati penggunaan teknologi garis gawang

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 19:58
Asosiasi Sepak bola Internasional, FIFA akhirnya menyetujui penggunaan teknologi garis gawang.
Keputusan ini diambil dalam pertemuan Dewan Sepak Bola Internasional, IFAB, di Zurich, Swiss, Kamis (05/07) waktu setempat.

Sekjen FA Alex Horne dalam jumpa pers mengatakan, keputusan menggunakan teknologi garis gawang merupakan "peristiwa sangat penting dalam dunia sepak bola".
Teknologi garis gawang ini rencananya akan digunakan dalam Piala Dunia antar Klub di Tokyo pada Desember 2012, Piala Konfederasi 2013 serta Piala Dunia 2014.
Menurut FIFA, teknologi garis gawang yang akan digunakan adalah sistem Hawk-Eye berupa penggunaan kamera serta sistem GoalRef yang menggunakan ladang magnet di garis gawang.

Liga Primer Inggris

Putusan ini disambut positif oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris, FA, yang berencana akan menggunakannya pada Liga Primer Inggris pada pertengahan musim 2012-2013.

"Liga Primer Inggris merupakan pendukung utama penggunaan teknologi garis gawang," demikian pernyataan resmi FA.
"Liga Primer Inggris merupakan pendukung utama penggunaan teknologi garis gawang."
Keterangan resmi Asosiasi sepak bola Inggris, FA

"Kami akan mendiskusikan lebih lanjut dengan pihak Hawk-Eye dan GoalRef dalam waktu dekat tentang cara penggunaan sistem tersebut sekaligus memperkenalkannya." 

Sistem teknologi garis gawang ini kembali menjadi polemik setelah gol Ukraina ke gawang Inggris di Piala Eropa 2012 lalu tidak diakui, walaupun bola telah melintas garis gawang.

Sebelumnya, Inggris juga dirugikan akibat 'kelalaian' wasit dalam laga melawan Jerman di Piala Dunia 2010 lalu. Saat itu tendangan Frank Lampard telah melampaui garis gawang Jerman, tetapi wasit tidak mengakuinya sebagai gol.

Namun sebetulnya kejadian hampir mirip juga pernah terjadi di putaran final Piala Dunia 1966, yang mempertemukan Inggris dan Jerman.
Menyusul insiden-insiden tersebut, IFAB secara prinsip telah menyepakati penggunaan teknologi ini menyusul uji coba ekstensif dari dua perusahaan itu, yang kemudian diputuskan secara resmi pada Kamis (05/07) waktu setempat.
 

Google+ Followers

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Pasid-XP - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger