Headlines News :
Showing posts with label Sidimpuan Sumut. Show all posts
Showing posts with label Sidimpuan Sumut. Show all posts

Merasa Dirugikan Pedagang Sangkumpal Bonang Demo PLN Sidimpuan

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 03:15

Seratusan pedagang Pasar Sangkumpal Bonang menggelar unjukrasa di depan gerbang PT PLN Wilayah Sumatera Utara, Jalan Sisingamangaraja Kota Padangsidimpuan, Kamis (21/3).
Mereka menuntut agar PT PLN bertanggungjawab atas ketidak sesuaian pembayaran listrik dengan meteran yang berakibat tingginya bayaran yang ditanggung para pedagang setiap bulannya.
"Bayaran bulanan listrik kami tidak rasional, PLN harus bertanggungjawab, " ujar para pedagang.
Pantauan Analisa, seratusan pedagang pasar Sangkumpal Bonang tersebut tiba di depan gedung PT PLN sekitar pukul 11.00 Wib dengan mengenderai angkutan umum dan sepeda motor.
Selanjutnya, para pedagang menggelar orasi sembari membentangkan dan mengusung spanduk panjang dan poster yang bertuliskan berbagai kritikan kepada PT PLN, Walikota dan DPRD.
Dalam pernyatan sikapnya, para pedagang meminta PT PLN P. Sidimpuan transparan memberitahukan status pengelolahan tenaga listrik di Pasar sangkumpal Bonang, Plaza ATC serta keberadaan meteran.
"Meteran yang dipasang dikios kami apakah sudah diuji serta memenuhi Standar Nasioanl Indonesia (SNI) sebagaimana dipersyaratkan oleh ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, " ujar pedagang.
Selain itu, para pedagang meminta PT PLN transparan memberitahukan apakah sudah melaksanakan ketentuan sebagaimana disebut dalam pasal 18 peraturan menteri energi dan sumber daya mineral nomor 09 tahun 2011 tentang ketentuan pelaksanaan tarif tenaga listrik yang disediakan PT PLN.
Pada peraturan menteri itu dinyatakan, Direktur jenderal (Dirjen) melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan menteri ESDM termasuk pembinaan dan pengawasan terhadap peningkatan efisiensi pengusahaan, mutu dan keandalan penyediaan tenaga listrik serta pelayanan kepada konsumen.
Sedangkan pada Pasal 19 ayat 1 dan 2 disebutkan, dalam hal perusahaan perseroan PT PLN menerima pembayaran atas pungutan intansi lain, maka harus dinyatakan dengan jelas pada lembar tagihan atau tanda terima pembayaran listrik konsumen.
Dalam pelaksanaan tarif dasar listrik, direksi perusahaan listrik negara menetapkan penghitungan listrik agar tidak merugikan kepentingan konsumen maupun perseroan PT PLN.
Pada pernyataan sikapnya, para pedagang juga mendesak Pemko P. Sidimpuan agar melaksanakan kewenangannya dibidang ketenagalistrikan sebagaimana disebut dalam bab IV Pasal 5 ayat (3) huruf c dan e UU nomor 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan yang menyebut kewenangan pemerintah kabupaten/kota dibidang ketenaga lkistrikan meliputi, penetapan izin usaha penyediaan listrik untuk badan usaha.
Penetapan tarif tenaga listrik untuk konsumen dari pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik yang ditetapkan oleh pemerintah kabupaten/kota. 
Menanggapi pernyataan sikap para pedagang itu, Kepala PT PLN P. Sidimpuan Wiaffan mengaku tidak ada intervensi terhadap pembayaran listrik.
"Kami hanya memasang listrik konsumen, masalah lainnya kami tidak tahu, tanyakan saja kepada pihak ATC sebagai pengelola Sangkumpal Bonang," katanya. http://www.analisadaily.com

Polres P.Sidimpuan Amankan 6 Trenggiling

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 05:37
Padangsidimpuan, (Analisa). Satreskrim Polres Padangsidimpuan membekuk seorang pria, HAL (27) warga Jalan Padat Karya Kampung Toba Kecamatan P. Sidimpuan Selatan dan mengamankan enam ekor trenggiling. Hal dibekuk usai transaksi bisnis di simpang tiga Jalan Raja Inal Siregar Kecamatan P.Sidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan, Senin (4/3) sore.

Turut diamankan, keranjang tempat penyimpanan dan tas hitam alat membawa trenggiling serta satu unit sepeda motor.

Informasi dihimpun Analisa, perdagangan satwa liar itu terungkap saat petugas menerima informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya transaksi trenggiling di kawasan terminal Batunadua Kota P.Sidimpuan.

Saat personil tiba di lokasi yang disebutkan, transaksi satwa tersebut telah selesai, namun petugas masih melihat seseorang yang mencurigakan membawa tas meninggalkan lokasi transaksi dengan mengendarai sepeda motor.

Petugas kemudian menghentikan laju kendaraan tersangka tepat di simpang tiga Jalan Raja Inal Siregar Kecamatan P.Sidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan.

Setelah diperiksa, diketahui isi tas yang dibawa tersangka HAL adalah enam ekor trenggiling hidup. Tersangka dibawa ke Mapolres P.Sidimpuan untuk penyidikan lebih lanjut.

Kapolres P.Sidimpuan AKBP Budi Harianto SIK melalui Kasat Reskrim AKP Anjasmara Siregar membenarkan penangkapan terhadap pelaku perdagangan satwa dilindungi tersebut.

Lebih lanjut Anjasmara mengatakan, dari keterangan tersangka ke enam trenggiling tersebut rencananya akan dijual ke Kota Medan dengan harga Rp 800 ribu per kilogram. Namun, saat ditanya sudah berapa lama menggeluti bisnis trenggiling itu, tersangka menyebut baru sekitar sepekan. 

"Pengakuannya itu berbeda dengan info yang kita terima. Diduga tersangka telah lama beroperasi dan merupakan sindikat nasional," terangnya.

Ditambahkan, atas perbuatannya tersangka dikenai pasal 21 ayat 2 huruf A Undang-Undang Republik Indonesia No 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

"Tersangka HAL diancam hukuman enam tahun penjara," terangnya.

TPS di Padangsidimpuan Terlihat Sepi

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 15:48
Media Sidimpuan - Dari hasil pantauan di beberapa Tempat Pemungutan Suara pemilihan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur di Padangsidimpuan terlihat sepi, seperti pada TPS 1, 2 dan 3 Kelurahan Batang Ayumi Jae Kecamatan Padangsidimpuan Utara rata-rata hanya 50% yang datang untuk memberikan hak pilihnya dari Daftar Pemilih Tetap. 
 TPS 3 Batang Ayumi Jae

TPS 3 Batang Ayumi Jae

Padangsidimpuan Juara Umum Karate

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 17:00
MEDAN-Pengcab Dojo Padangsidimpuan menjadi juara umum di Kejurda Perguruan Karate-do Tako Indonesia Sumut, yang digelar di Gelanggang Remaja Jalan Sutomo Medan. Keberhasilan Dojo Padangsidimpuan meraih juara umum setelah para atlet Karatenya berhasil mengumpulkan lima medali emas, lima perak, dan tujub perunggu. Di peringkat kedua diraih oleh Dojo Generasi dengan perolehan lima emas, tiga perak, dan lima perunggu.

Untuk Kategori Best of the Best pada Kejurda Tako Indonesia Sumut 2013 ini berhasil diraih Afrida dari Dojo Generasi kelas junior putri, Jamin Mandela dari Pengcab Dojo Tebingtinggi kelas senior Putra, dan Sampe Sitorus dari Dojo Pantai Cermin kelas junior putra.

Raihan lima emas Pengcab Dojo Padangsidimpuan masing-masing disumbangkan oleh Rafli Rizki di kelas pemula 45 Kg, Andre Yuriko kadet 52 Kg, Geri Manalu kadet 57 Kg, Tania Sitompul kadet di atas 45 Kg, dan Ilham senior 75 Kg.

Pada acara penutupan, Ketua Harian Pengda Perguruan Karate-do Tako Indonesia Sumut, Parlaungan Simangunsong, mengatakan, terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah membantu even tersebut dapat berjalan sukses. “Dengan kerja sama yang baik maka Kejurda ini berjalan sesuai dengan apa yang sudah kita sepakati,” tuturnya.

Selanjutnya, Parlaungan berpesan kepada atlet yang belum berhasil agar tak patah semangat, karena masih ada waktu untuk berlatih guna persiapan kejuaraan-kejuaraan mendatang, baik tingkat daerah maupun nasional. Dan untuk yang juara ia berharap para atlet bisa mempertahankannya. Karena merebut lebih gampang dari mempertahankan. “Berlatihlah sungguh-sungguh, jaga stamina, kekompakan untuk kejuaraan-kejuaraan yang akan datang,” pesannya.

Parlaungan juga mengatakan, Pengda Tako Indonesia Sumut akan mengirimkan atlet-atlet terbaik untuk Kejurnas Piala Kasad di Batam pada 28 Februari 2013 mendatang.  “Saya akan berikan tali asih kepada atlet yang berperestasi di Kejurnas nanti, kalian adalah generasi penerus Tako, Kibarkan Bendera Tako di Piala Kasad,” tandasnya.
Selengkapnya

Pemko Sidimpuan Salurkan 19.619 Kartu Jamkesmas

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 02:11
Pemko Padangsidimpuan melalui Dinas Kesehatan Daerah menyalurkan 19.619 kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) kepada warga enam kecamatan dalam acara pencanangan pendistribusian kartu Jamkesmas dihalaman kantor Camat P.Sidimpuan Tenggara, Selasa (19/2). Hadir dalam acara itu, Wali Kota P.Sidimpuan, Andar Amin Harahap SSTP.MSi, Wakil Wali Kota, Muhammad Isnandar Nasution S.Sos, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Ny. Andar dan Ny. Isnandar, para pimpinan SKPD, Camat, Kepala Puskesmas, Lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, perwakilan penerima Jamkesmas dan ratusan warga.

Jamkesmas

Kepala Dinas Kesehatan Pemko P.Sidimpuan, drg. Hj. Doria Hafni Lubis M.Kes melaporkan, sesuai pendataan, jumlah peserta Jamkesmas di kota ini 46.682 jiwa.

Namun alokasi kartu Jamkesmas yang diterima dari pemerintah pusat di tahun 2013 ini hanya 19.619. Sehingga terjadi kekurangan 27.063 lagi.

"Karenanya Pemko P.Sidimpuan di bawah pimpinan Wali Kota Andar Amin Harahap akan berupaya menutupi kekurangan tersebut dengan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Di mana pada APBD TA 2013 ini kita mengajukan penampungan anggaran sebesar Rp.160 juta untuk Jamkesda," ujarnya.

Dikatakan, pencanangan pendistribusian kartu Jamkesmas dirangkai dengan pemberian vitamin A kepada balita. "Ini karena bertepatan dengan bulan Februari sebagai bulan vitamin A, " katanya.

Diakuinya, hingga kini pemberian vitamin A dan vaksin imunisasi kepada balita di Kota P.Sidimpuan belum maksimal. Hal itu dikarenakan masih rendahnya kesadaran para orangtua untuk membawa balitanya ke Posyandu dan Puskesmas.

"Khusus pemberian vitamin A, sasaran kita sebanyak 21.352 balita. Terdiri dari 19.332 jiwa balita dan 2.020 bayi. Kita harap kartu Jamkesmas dan pemberian vitamin A ini dapat menjadi salah satu pendukung visi misi wali kota dan wakil wali kota dalam mewujudkan masyarakat Sehat, Maju, dan Sejahtera (SMS)," ujarnya.

Sementara Walikota P.Sidimpuan, Andar Amin Harahap SSTP.MSi dalam sambutannya, mengapresiasi dan mendukung program pemberian jaminan kesehatan kepada masyarakat.

Diharapkannya, pada tahun depan alokasi jumlah penerima Jamkesmas di kota ini semakin banyak.

"Jika kesehatan seluruh masyarakat kita sudah terjamin. Yakinlah langkah untuk mewujudkan masyarakat P.Sidimpuan yang maju dan sejahtera sebagaimana visi misi kami memimpin kota ini, akan semakin mudah untuk diraih," tegasnya.

Lebih lanjut Andar mengatakan, Jamkesmas merupakan salah satu program pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan dan memberikan perlindungan sosial kepada rakyat yang berpenghasilan rendah.

"Untuk itulah kita akan terus mengupayakan agar seluruh warga Sidimpuan terjamin kesehatannya. Doakan kami dan keluarga agar tetap sehat dan mampu bekerja mewujudkan visi menciptakan masyarakat yang sehat, maju, dan sejahtera," pintanya.
analisadaily.com

Massa "Ganteng" Putihkan Stadion Naposo P.Sidimpuan

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 01:26
kampanye ganteng
Belasan ribu massa pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi memadati Stadion Naposo (Nurdin Nasution) Padang Sidempuan, pada Kampaanye Terbuka pertama Rabu (20/2/2013). Massa yang sebagian besar menggunakan baju putih putih membuat lapangan hijau stadion sepak bola itu terlihat memutih.
Hujan rintik-rintik tidak lantas membubarkan massa yang tetap antusias bertahan mengikuti rangkaian acara. Teriakan "ganteng" yang merupakan singkatan dari nama kedua calon tersebut- Gatot-Tengku Erry, terus diucapkan massa sebagai bentuk dukungan kepada kedua calon tersebut.

Kehadiran Gatot dan Tengku Erry di lokasi disambut meriah masyarakat. Dukungan terhadap pasangan ini terus dilontarkan warga.Gatot yang ditemani istrinya, Sutias Handayani, juga Tengku Erry Nuradi sempat kewalahan menyambut uluran tangan para pendukung yang mencoba bersalaman.

Dihadapan lautan massa, Gatot Pujo Nugroho kampanye di Padang Sidempuan merupakan kampanye terbuka pertama pasangan Ganteng. Kenapa kampanye terbuka pertama ini digelar di sini, karena dirinya mengakui bahwa banyak putra putri terbaik Tapanuli Selatan yang telah berkontribusi untuk pembangunan Sumut.

Menurut Gatot, ada beberapa indikasi yang bisa membuat suatu daerah maju dan memiliki daya saing yakni letak geografis yang strategis,  keanekaragaman budaya, jumlah penduduk dan sumber daya alam yang melimpah.

Beberapa indikasi tersebut di miliki Sumut. Artinya Sumut sangat terbuka untuk menjadi daerah maju dan jadi pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia Barat.Dengan potensi yang ada selama ini, harus mampu menjadikan daerah ini memiliki daya saing. Untuk itu  pembangunan SDM akan jadi prioritas kami kedepan jika terpilih jadi gubernur dan wakil gubernur periode 2013-2018," katanya.

Sementara Tengku Erry Nuradi dalam kesempatan yang sama mengatakan jika dipercaya oleh masyarakat sebagai pemenang dalam Pemilukada kali ini, maka pembenahan jalan dan infrastruktur lainnya akan menjadi salah satu program prioritas.

Karena, lanjut dia, pihaknya sadar bahwa infrastrutur yang baik akan menjadi faktor utama dalam mendorong percepatan pembangunan. Selain itu yang juga jadi prioritas adalah pembangunan di bidang pendidikan. Salah satunya dengan membebaskan biaya pendidikan dari tingkat SD hingga SMA, seperti halnya yang sudah kali lakukan di Kabupaten Serdang Bedagai.

"Kami tidak mengumbar janji tapi lihat apa yang telah kami buat selama ini. Keberhasilan itu akan kami lanjutkan demi percepatan pembangunan ekonomi sumut dan tentunya itu semua butuh dukungan masyarakat semuanya," katanya.

Sebelumnya juru kampanye Ustad Latif Khan mengatakan pada setiap kampanye, kita biasanya akan di suguhi janji-janji oleh masing-masing calon. Namun pasangan "Ganteng" ini tidak hanya sekedar janji. Mereka juga telah membuktikan dan melaksanakan pembangunan demi kesejahteraan rakyat Sumatera Utara. Gatot sebelumnya wakil gubernur, sementara Tengku Erry adalah bupati Serdang Bedagai yang telah memegang jabatannya selama dua periode.

"Kita punya mimpi sama, yakni punya pemimpin yang bukan hanya pintar bicara saja. Kita sudah capek dengan pemimpin yang hanya ingin rakyat melayani mereka, bukan sebaliknya. Namun Gatot dan Tengku Erry telah membuktikan bahwa mereka mampu melayani rakyatnya, bukan minta dilayani. Semoga Allah Swt meridhoi apa yang kita cita-citakan. Pilihlah pemimpin yang takut pada Allah yakni pasangan Gatot dan Tengku Erry," katanya.

Eks Wawako Tahan Mobil Dinas, Pemko Padangsidimpuan Akan Ambil Paksa

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 16:31
Mantan Wakil Wali Kota (Wawako) Padangsidimpuan Maragunung Harahap ternyata hingga kini belum juga belum mengembalikan mobil dinas yang digunakan ketika masih aktif berdinas.

Mobil dinas dengan nomor polisi BB 9 F tersebut saat ini terus digunakan untuk kepentingan pribadi. Mobil sering terlihat parkir di halaman rumahnya di Jalan Merdeka,Kecamatan Padangsidimpuan Utara,Kota Padangsidimpuan. Meski sudah berulangulang pemerintah meminta mobil tersebut,namun mantan camat Kecamatan Batunadua tersebut tidak mempedulikannya. “Kami melalui bagian umum sudah sering meminta mobil tersebut kepada Maragunung Harahap,namun hingga saat ini beliau belum kunjung mengembalikannya,” ujar Asisten III Pemko Padangsidimpuan Khairul Alamsyah, kemarin. Menurut dia, secara aturan Maragunung harus mengembalikan mobil dinas tersebut setelah masa tugas berakhir.

Selain sudah menyurati,pihaknya juga terus melakukan pendekatan persuasip agar Maragunung mau mengembalikan mobil dinas tersebut. ”Kami coba dulu pendekatan persuasif.Tapi kalau gagal juga kami akan melakukan penjemputan paksa,” tegasnya. Khairul menambahkan, akibat belum dikembalikannya mobil dinas,otomatis wakil wali kota saat ini belum mendapatkan fasilitas mobil dinas.

Ketua Komisi II DPRD Padangsidimpuan Azhari Harahap mendesak pemerintah untuk segera mengambil mobil dinas tersebut.Tindakan itu harus dilakukan untuk menghindari adanya aset daerah yang digunakan secara pribadi. ”Mobil tersebut dibeli dengan menggunakan uang negara, makanya kami mendesak agar mobil itu segera dikembalikan,” tegasnya. Kalau perlu, kata dia, pemko dapat mengambil paksa mobil tersebut.”Kalau mobil itu hilang siapa yang mau bertanggungjawab,” cetusnya.

Polres Tapsel Gelar Simulasi Pilgubsu 2013

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 19:41
Simulasi Pilgubsu
Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar Lat Pra Ops Mantap Praja Toba atau simulasi Pilgubsu 2013 dihalaman Mapolres setempat, jalan Sisingamangaraja Kota Padangsidimpuan, Sabtu (16/2). Simulasi yang dituntun Wakapolres Tapsel Kompol Zainuddin S.Ag itu memperagakan, pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), pengawalan kontak suara, pengamanan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (VVIP).

Dalam pengaman TPS diperagakan penangkapan terhadap seorang warga yang ngotot menjoblos di TPS meski tidak terdaftar sebagai peserta pemilih.

Selain itu, juga diperagakan upaya Satgas Pilgubsu menghalau warga atau provokator yang melakukan aksi unjukrasa anarkis dikantor KPU.

Kapolres Tapsel AKBP Abdul Rizal A. Enghau,S.IK,M.SI didampingi Wakapolres Kompol Zainuddin SAg dan Kabag Ops Kompol H. Jamal Siregar mengatakan, simulasi atau pergaan Lat Ops Mantap Toba 2013 bertujuan agar personil memahami tugas dan peranannya dalam tiap tahapan Pilgubsu serta keterpaduan Satgas.

Dikatakan, tahapan kampanye Pilgubsu dimulai 18 Februari hingga 3 Maret 2103 dengan diawali pendistribusian logistik, kampanye, masa tenang, pemungutan, penghitungan, penetapan suara, penetapan pasangan pemenang Pilgubsu serta sumpah/janji.

"Seluruh tahapan kampanye akan kita kawal demi terwujudnya Pilgubsu yang aman dan lancar, " ujarnya.

Dijelasakan, untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Tapsel 2013 sebanyak 495.354 orang dengan jumlah tempat Pemungutan Suara (TPS) 1707 lokasi.

"Jumlah anggota Polres Tapsel yang dilibatkan 543 personil ditambah 20 BKO Poldasu sedangkan Linmas sebanyak 3414 orang, " terangnya.

Ditanya seputar kondisi wilayah hukum Polres Tapsel meliputi Kabupaten Tapsel, Padanglawas dan Padanglawas Utara jelang Pilgubsu, Kapolres dengan tegas mengungkapkan aman dan terkendali.

"Hingga saat ini, kondisi wilayah hukum Polres Tapsel masih aman dan terkendali, belum ada ditemukan potensi-potensi konflik jelang Pilgubsu 2013, " tegasnya.

Menurutnya, tantangan terbesar personil pengamanan Pilgubsu di Tapsel bukan pada konflik atau benturan antar pendukung karena masing-masing kandidat memiliki jadwal dan tempat kampanye berbeda.

"Tantangan sebenarnya ada pada hal tekhnis berupaya luas wilayah yang didominasi perkebunan dan pegunungan, "ungkapnya.
Selengkapnya

Warga Kelahiran Gus Siap Menangkan Gusman

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 19:05
Gusman
Ribuan warga satu kampung halaman Gus Irawan Pasaribu berbangga hati karena putra asli daerah mereka mencalonkan diri sebagai Gubsu. Karena itu, mereka solid untuk memilih pasangan nomor urut 1 pada Pilgubsu 7 Maret 2013. 

Ikrar tersebut tercetus pada panggung pesta rakyat di Jalan Suprapto, Kelurahan Bincar/Kampung Marancar, Kota Padang Sidimpuan, Selasa (12/2) malam. Saat kecil, Gus Irawan Pasaribu tinggal tidak jauh dari lokasi pesta rakyat itu-hanya sekira 500 meter, yakni di Jalan M T Haryono, Kelurahan Bincar. Bagi warga, moment tersebut merupakan kesempatan untuk bernostalgia. Gus lahir pada 31 Juli 1964.
Ketua Panitia, Parlagutan mengatakan, acara yang digagas bersama relawan GusMan itu untuk mendukung dan memenangkan GusMan di Padang Sidimpuan pada Pilgubsu. “Warga Padang Sidimpuan khususnya Kelurahan Bincar sangat mendukung pencalonan Gus yang merupakan putra asli Bincar. Karena sudah mendapatkan nomor urut 1, kita siap untuk mewujudkannya sebagai BK 1 di Provsu,” tegasnya disambut aplaus seribuan warga.

Tokoh masyarakat Anwar Effendi Siregar menyebutkan, pencalonan Gus sebagai salahsatu kandidat pada Pilgubsu tentunya sangat membanggakan. “Gus sebagai salahsatu kandidat Cagubsu yang paling diperhitungkan dan paling layak memimpin Sumut. Gus juga sebagai putra asli Bincar tentunya sudah mempersiapkan program pembangunan merata, dan diyakini akan memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur menuju dan di Kota Padang Sidimpuan,” sebutnya.

Ernawati, tetangga Gus mengatakan, Gus merupakan figur yang santun dan penuh karisma serta gentleman. “Tidak mungkin kita memilih orang lain kalau ada putra daerah terbaik, apalagi tetangga dekat yang maju menjadi salahsatu kandidat Cagubsu,” ujarnya.

Gus terkesan akan rasa kebersamaan yang sudah mendarah daging bagi warga Kota Padang Sidimpuan. “Dari dahulu, rasa kebersamaan warga Padang Sidimpuan tidak pernah pudar, dan tentunya ini menjadi suatu kekuatan untuk dapat bersama-sama mewujudkan masyarakat Sumut Sejahtera,” tandas Gus.
Selengkapnya

Pemerintah Diamkan Kerusakan Jalinsum di Padangsidimpuan

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 21:56
SIDIMPUAN– Walau sudah sering diberitakan di media massa, sepertinya pemerintah terkesan mendiamkan parahnya kerusakan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Kota Padangsidimpuan (Psp). Padahal kerusakan ini mulai menebar ancaman kecelakaan bagi pengguna jalan terutama sepeda motor.
Kerusakan ini terlihat di Desa Simirik, Kelurahan Batunadua dan Desa Tanggal, Kecamatan Psp Batunadua, Kota Psp. Akibatnya para pengguna jalan terpaksa melintas dengan penuh kehati-hatian untuk menghindari kecelakaan di jalur yang memiliki banyak lubang menganga itu.

Kondisi Jalan negara yang semakin parah itu membutuhkan perhatian serius dari pemerintah  dengan memperbaiki agar memberikan kenyamanan dan keselamatan warga.

Pantauan METRO Kamis (24/1) kondisi jalan di 3 titik dalam Kota Psp tersebut sangat memprihatinkan, beberapa kenderaan terpaksa melintas satu persatu dengan hati-hati dan perlahan untuk menghindari banyaknya lobang menganga ditengah jalan.

Lobang seperti kubangan dengan kedalaman sekitar 20-40 cm dengan berbagai ukuran itu tampak sangat membahayakan dan selalu siap menunggu korban.

Beberapa warga setempat, Kamis (24/1) mengatakan, akibat kondisi tersebut tak jarang kenderaan terperosok, bahkan terjungkal terutama sepeda motor, dan berharap pada pemerintah untuk memperhatikan karena kerusakan jalan tersebut dinilai sudah pantas untuk diperbaiki.

“Sudah sering pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan disitu, sebagai warga kami juga merasa terganggu dengan kondisi jalan itu dan berharap agar diperhatikan,,” kata warga boru Pane (20) dan boru Simamora (20).

Masyarakat Sidimpuan Berharap pada Chairuman

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 21:53
Masyarakat Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan melabuhkan harapannya kepada Dr H.Chairuman Harahap, SH, MH untuk membangun Sumatera Utara. Chairuman diharapkan menjadi pemimpin dan mengukir prestasi seperti para pendahulunya.
"Sejarah menjadi fakta penting yang mengatakan putra asal Tapanuli Selatan (Tapsel) telah berhasil memimpin dan membangun Sumatera Utara. Untuk itu kita tidak ragu untuk memilih Chairuman Harahap menjadi Gubsu," ujar Ketua DPD Golkar Padangsidimpuan Irsan Effendi Nasution, didampingi Ketua DPD Kabupaten Tapsel Rahmat Nasution dan Ketua DPC PPP Kota Padangsidimpuan Adnan Buyung Lubis, dalam pernyataan bersamanya di gedung nasional Kota Padangsidimpuan, kemarin. Acara malam itu juga sebagai sarana silaturahim dengan warga Kota Padangsidimpuan.

Pernyataan Irsan sepertinya bukan tanpa alasan. Antusias masyarakat yang besar menunjukkan besarnya dukungan masyarakat Padangsidimpuan dan Tapsel untuk tokoh satu ini. Kehadiran Chairuman disambut hangat sekira 1000 orang yang memenuhi gedung tersebut.

Penyebab Tabrakan Maut Angkot vs Travel di Padangpariaman

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 20:01
PADANGPARIAMAN -- Kapolres Padangpariaman AKBP Amirjan mengatakan, kecelakaan antara travel dan angkot yang merenggut tujuh jiwa di Pasar Usang, Padangpariaman, Sumatera Barat diduga akibat sopir travel letih dan mengantuk.

"Berdasarkan titik benturnya, minibus travel ini memakan jalan yang dipakai angkot dari arah berlawanan sehingga benturan keras tidak terhindarkan, apalagi ditambah kondisi jalan yang sempit," kata Kapolres di Padangpariaman, Selasa.



Minibus travel karena menempuh perjalanan jauh dari Padangsidimpuan, Medan, Sumut, kata Kapolres, diduga sopir mengantuk sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya ketika mencoba menyalip.

Tabrakan maut tersebut melibatkan angkutan kota (angkot) Kopaba bernomor polisi BA 2892 FE versus minibus travel Jurusan Padangsidimpuan - Padang BB 1130 FP, di Jalan Raya Padang - Bukittinggi pada Selasa pagi.

Korban yang dilaporkan meninggal dunia yakni Citra Wulan, siswi SMA 1 Batang Anai, Laura Sintia, siswi SMP 1 Pasar Usang, Samsurizal supir angkot, Fauzi Agustian, siswa SMA 1 Lubuk Alung, Yunisa Afridisma, siswi SMA 1 Batang Anai, dan Jalimar, guru SMA 1 Batang Anai.

Suami korban, Edi saat ditemui di rumah duka di Komplek Mega Permai Padang, mengaku mengetahui kejadian tersebut dari pihak keluarganya bahwa istri Jalimar berada di rumah sakit.

Edi terkejut mengetahui Jalimar yang merupakan guru Matematika itu ikut menjadi korban dalam kecelakaan maut.
Kini jenazah ibu tiga orang anak itu rencana akan dikebumikan di kampung halamannya di Batu Basa, Kecamatan Aur Malintang, Kabupaten Padangpariaman.

Selain tujuh korban meninggal dunia, terdapat belasan orang kritis dan luka-luka yang dirujuk ke Rs.M Jamil Padang, di antaranya penumpang travel dari Padangsidimpuan dan sejumlah siswa SMA 1 Batang Anai.
Sopir travel atas nama Asmar Polung, dirawat intensif di Puskesmas Pasar Usang, Padangpariaman yang mengalami luka parah di bagian kaki.

Walikota Diminta Bongkar Alun-alun Kota

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 19:48
Padangsidimpuan, (Analisa). Walikota Andar Amin Harahap diminta segera membongkar alun-alun kota (Alaman Bolak) dan mengembalikannya ke fungsi semula.
 
 
"Alaman bolak harus segera dibongkar dan menjadikannya bagian dari jalan raya seperti statusnya semula karena lebih besar faedahnya," ujar pengamat lingkungan Syawaluddin Hasibuan MPd kepada Analisa di Kota P. Sidimpuan, Minggu (13/1).

Menurut Syawal, kehadiran alaman bolak di tengah-tengah jalan raya berdampak pada rusaknya rembesan air di kawasan pusat kota sehingga jika hujan lebat maka akan menimbulkan banjir.

"Seharusya, alaman bolak itu ditanam pepohonan hijau, agar dapat menjadi paru-paru kota, bukan malah menjadikannya arena kegiatan pemerintahan dan swasta," katanya.

Parahnya lagi, kata Syawal, kehadiran alaman bolak tidak berdampak siginifikan terhadap peningkatan Pendapatn Asli Daerah (PAD) meski sering dipakai pihak swasta menggelar berbagai acara.

Malah, masyarakat dan para pengendara yang kerap menjadi korban karena terjebak macet setiap ada acara atau kegiatan di alaman bolak yang berada kawasan inti kota itu.

"Sudah tidak memberikan masukan berarti ke PAD, kehadirannya juga merepotkan masyarakat maupun pengendara yang melintas di kawasan itu, " terangnya.

Syawal mengimbau, agar Walikota Andar Amin Harahap yang baru sepekan dilantik bisa berpikir obyektif dan rasional, jangan hanya melanjutkan yang sudah ada.

"Jika walikota sebelumnya merasa alaman bolak sebagai bangunan monumentalnya, jangan malah cepat sepakat akan itu, lihat dan pertimbangkan benar-benar positif dan negatif keberadaannya. bongkar saja, jangan ragu dan segan kepada pendahulu demi kebaikan kota ini ke depan," tegasnya.

Diharapkannya, para pejabat dan orang-orang sekitar walikota dapat membantu memberikan masukan berarti kepada walikota, jangan malah semakin merunyamkan masalah.

"Kehadiran alaman bolak jelas-jelas kurang berfaedah malah merusak tatanan lingkungan, makanya berikan input kepada walikota untuk segera dibongkar dan dikembalilkan ke fungsinya semula," harapnya.

Bus asal Sidimpuan dan angkot tabrakan di Padang, 6 tewas

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 18:43
PADANGPARIAMAN - Enam orang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan angkutan kota (angkot) versus minibus travel di Jalan Raya Padang - Bukittinggi, kawasan Pasar Usang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Selasa pagi.

"Kecelakaan itu terjadi saat jam pergi sekolah, sebagian besar yang meninggal dunia anak-anak sekolah," kata Kapolres Padangpariaman, AKBP Amirjan, di Padangpariaman, siang ini.

Kapolres mengatakan, sementara dilaporkan enam orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut, lima orang kritis dan belasan luka-luka. "Korban dilarikan ke puskesmas Pasar Usang, sebagian lainnya dirujuk ke RS.M Djamil Padang, kemungkinan korban meninggal dunia bisa ditambah karena ada lima orang yang kritis," katanya.

Kejadian tersebut melibatkan angkot putih Batang Anai yang datang dari arah Padang dan bertabrakan dengan travel minibus Jurusan Padang Sidempuan - Padang, datang dari arah Bukittinggi.

Pihaknya kini masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut, sementara dua kendaraan yang hancur itu sudah diamankan di Kantor Satlantas Padangpariaman.

Berikut nama korban yang meninggal dunia:
1. Citra Wulan, siswi SMA 1 Batang Anai
2. Laura Sintia, siswi SMP 1 Pasar Usang
3. Samsurizal, supir angkot
4. Fauzi Agustian, siswa SMA 1 Lubuk Alung
5. Yunisa Afridisma, siswi SMA 1 Batang Anai
6. Jalimar, guru SMA 1 Batang Anai

Korban kritis dan luka-luka:
1. Nisar, asal Padangsidimpuan
2. Reski Gusdi, siswa SMP 1 Batang Anai
3. Yusrina, asal Padangsidimpuan
4. Asmar Polung, supir travel
5. Ahmad Sanusi Pane, asal Padangsidimpuan
6. M Raja Rahman, Padangsidimpuan
7. Puri Sardila, Padangsidimpuan
8. Elmi Suriani
9. Masaryu Nurhalimah
10.Wira, siswa SMA 1 Batang Anai
11.Deni Ariska, dari Talang Jala
12.Fani Andika
13.Arianto, asal Padangsidimpuan
14.Magisra, SMA 1 Batang Anai
15.Tisa Septian, SMA 1 Batang Anai
16.Deni Alisa, SMA 1 Batang Anai
17.Miranti Rahayu, SMA 1 Batang Anai
18.Jihat Arif, SMP Yapi Batang Anai.

Padangsidimpuan Berstatus Endemis DBD

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 18:22
Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan berstatus endemis spo radis Demam Berdarah Dengue (DBD). “Kami sudah tetapkan Kota Padangsidimpuan sebagai endemis DBD spo radis,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan Doriah Hafni Lubis kepada SINDO, Rabu (9/1).

Dia mengatakan, saat ini 19 daerah sudah terkena penyebaran nyamuk DBD, seperti Padangmatinggi, Kelurahan Wek V, WI, Tano Bato, Sadabuan, Losung Batu, Kampung Losung, Ujung Padang, dan Sabungan. Dia menjelaskan, berdasarkan hasil survei jentik yang dilakukan tim dari Dinkes Kota Padangsidimpuan, penye bar - an nyamuk tersebut sudah me - ma suki hampir di seluruh dae - rah berjuluk Kota Salak.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan fog ging di sejumlah daerah. Fog ging dilakukan untuk pen - ce gahan sementara per kem - bang biakan jentik nyamuk. Fog ging dilakukan setelah tim dari Dinkes Kota Padangsidimpuan, menemukan jentik nyamuk di daerah yang dianggap rawan DBD. “Kami tidak akan me la ku kan fogging sebelum me ne mu kan titik nyamuk, tapi kami akan mencari asal nya - muk ter lebih dahulu,” ujarnya.

Doriah mengungkapkan, beberapa hari ke depan akan melakukan Pemberantasan Sa rang Nyamuk (PSN) secara massal. Upaya pemberantasan DBD yang efektif adalah dengan memutus mata rantai penularan, me lalui pemberantasan jentik. “Selama ini, kesadaran masyarakat untuk memutus mata rantai nyamuk masih minim,” jelasnya. Selama 2012, di Kota Padangsidimpuan terdapat 69 orang yang terkena penyakit DBD dan dua di antaranya meninggal dunia.

Ketua Komisi III DPRD Padangsidimpuan, Khoiruddin Nasution mendesak, kepada petugas kesehatan untuk me maksimalkan sosialisasi kepada masyarakat tentang tata cara pemberantasan nyamuk. “Selain di rumah, sekolah-sekolah juga harus menjadi perhatian, karena tingkat kebersihan di sekolah masih minim,”ujarnya

Warga Ancam Portal Sibolga-Padangsidimpuan

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 10:04
Tapteng . Sejumlah warga Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mulai terserang penyakit infeksi saluran penyakit akut (ISPA) berupa batuk dan sesak napas. Penyakit tersebut diduga akibat “hujan abu” yang berasal dari hempasan debu yang beterbangan dari material tanah timbunan dari badan jalan nasional Sibolga-Padangsidimpuan yang rusak di wilayah itu.

“Kita sangat terganggu dengan kondisi jalan nasional ini,” ungkap Syaren Situmorang, warga setempat menjawab MedanBisnis, Minggu (6/1) di kediamannya di Sibuluan Nalambok.
Syaren mengaku, sangat prihatin dan protes keras terhadap kondisi jalan nasional Sibolga-

Padangsidimpuan tersebut. Sebab, gara-gara penyakit ISPA tersebut, kondisi tubuhnya sudah mulai melemah dan dua kali diserang batuk dan sesak napas (sulit bernapas). “Saya bersama istri dan anak saya terpaksa memakai masker di dalam rumah, dan setiap hari pula harus membersihkan rumah dan peralatan rumah dari tumpukan debu,” katanya.

Pantauan di lapangan, sehari menjelang Tahun Baru 2013, instansi terkait melakukan penimbunan badan jalan nasional yang rusak menggunakan sirtu (batu kerikil dan pasir), tanpa dilakukan pengaspalan.

Material sirtu tersebut didominasi oleh partikel tanah berstruktur lempung dan berdebu. Akibatnya, hantaman partikel debu di udara tak terelakkan di musim kemarau yang mulai berlangsung di daerah itu. Sementara hujan, mengakibatkan jalanan licin dan mengancam keselamatan pengendara kenderaan.

Sementara itu, tokoh pemuda setempat, Jhonson Hutabarat juga tidak kalah protes dan mengancam akan memportal jalan nasional Sibolga-Padangsidimpuan mulai Km 5 hingga Km 6. Sehingga tidak lagi dapat dilalui kenderaan yang menyebabkan debu beterbangan. “Jalan itu akan kita portal. Selain itu, kita juga akan menggerakkan warga untuk mendemo instansi terkait yang bertanggungjawab atas jalan tersebut,” tegas Jhonson.

Dia juga mengaku ikut terserang penyakit berupa batuk dan gangguan saluran pernapasan. “Kami perlu kebijakan, tidak ingin menunggu proses tender yang tentunya akan memakan waktu lama hingga berbulan-bulan.

Kita minta dalam minggu ini juga, kondisi jalan itu sudah bebas dari debu, kalau tidak, kita akan memportalnya bersama warga,” tegasnya. Sementara itu, pihak Balai Besar Jalan Nasional Wilayah I Sumatera Utara (Sumut) – Medan melalui Kepala Satuan Kerja (Satker) Sibolga 12 Cs, Siduhuaro Dachi, hingga kini belum berhasil dihubungi, baik di kantor maupun ketika dihubungi melalui telepon selulernya (Juniwan)

Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan Dilantik

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 13:47
Pelaksana tugas Gubernur Sumatera Utara  H Gatot Pujo Nugroho ST secara resmi melantik Andar Amin Harahap SSTP MSI dan Muhammad Isnandar Nasution S.Sos sebagai Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan periode 2013-2018.

Gatot melantik keduanya melalui rapat istimewa DPRD Padangsidimpuan di Gedung Nasional Padangsidimpuan, Jumat (4/1/2013), yang dipimpin langsung Ketua DPRD Padangsidimpuan H Aswar Syamsi SE dan Wakil Ketua Tati Ariyani Tambunan SH.

Dalam sambutannya Gatot mengatakan hari ini Pemerintah Kota Padangsidimpuan telah melaksanakan estafet kepemimpinan untuk lima tahun kedepan, dan tentunya banyak harapan dalam setiap proses estafet kepemimpinan tersebut.

Hal ini sangat wajar karena masyarakat selalu menginginkan pembaharuan dari kandidat yang terpilih. Tentunya hal ini tidak dijadikan beban bagi walikota dan wakil walikota yang baru dilantik, namun hendaknya dijadikan motivasi untuk berbuat yang terbaik dalam menjalankan tugas yang telah diamanhkan kepada saudara berdua.Ia mengatakan, Kota Padangsidimpuan merupakan salah satu kota di Sumatera Utara yang resmi berdiri pada tahun 2001 dan merupakan hasil pemekaran wilayah dari Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kota Padangsidimpuan seperti halnya kota lain di Sumut mengalami kemajuan terutama jika dilihat dari sektor perdagangan, hotel dan restoran yang memberi kontribusi paling dominan hingga mencapai 22,82 persen terhadap PDRB, menyusul sektor jasa-jasa 19,35 persen. Kemudian sektor pertanian 15,80 persen, pengangkutan dan komunikasi 11,91 persen, keuangan, persewaan dan jasa perusahaan 12,22 persen dan industri pengelolaan 11,78 persen.

Video Mesum Mahasiswi Gegerkan Padangsidimpuan

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 13:06
Mesum Mahasiswi Gegerkan Padangsidimpuan
Warga Kota Padangsidimpuan dihebohkan dengan beredarnya video mesum sepasang insan yang diduga oknum mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di kota itu.
Gambar yang berdurasi 18 menit tersebut diambil dalam sebuah kafe “mesum” yang ada di kota salak. Diduga pasangan tersebut dengan sengaja mendokumentasikan hubungan suami istri yang mereka lakukan di kafe yang belum di ketahui lokasinya itu. Si laki-laki menenakan kaos berwarna putih, sedangkan perempuan menggunakan jilbab warna biru tua. Perempuan itu juga menggunakan kaos lengan panjang warna abu-abu. Mereka memulai aksi mesum tersebut setelah cowok mema sang kamera di sudut gubuk.

Saat ini, baik di kalangan anak muda, maupun orang tua asik membicarakan beredarnya video mesum tersebut, terlebih lagi di warung-warung kopi. Warga menyesalkan perbuatan kedua oknum mahasiswa itu ka rena Kota Padangsidimpuan di kenal sebagai kota religi. “Sangat di sayangkan mereka melakukan perbuatan itu. Apalagi si perempuan memakai jilbab,”ujar Abdu, 30, warga Kota Padangsidimpuan, Rabu 2 Januari 20123.

Dia meminta pihak kepolisian segera menangkap sepasang insan assila itu karena telah meresahkan warga serta melanggar hukum dan agama. “Atas nama masyarakat, kami meminta agar kedua pelaku segera ditangkap,”imbuhnya. Kepala Subbagian Humas Kepolsian Resor Kota (Polresta) Pa dang sidimpuan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Indra F Dalimunthe mengaku mereka sedang menyelidiki beredarnya video mesum yang diduga oknum mahasiswa itu, termasuk men cari oknum yang menyebarluaskan video mesum itu.

Rekrutmen Panwascam Padangsidimpuan “Curang”

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 11:53
Hasil rekrutmen anggota Panwascam yang diumumkan Panwaslugub diduga rekayasa dan terjadi kecurangan, diminta kepada DKPP melakukan kajian serta evaluasi atas kinerja Panwaslu Kota P Sidimpuan yang dinilai bobrok.

Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilihan Umum (DKPP) diminta mengkaji ulang, sekaligus membatalkan pengumuman Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Gubsu Kota Padangsidimpuan No.006/Panwaslugub-Psp/XII/2012 Tangal 20 Desember 2012, terhadap hasil rekrutmen pasnwascam se-kota Padangsidimpuan (Psp) yang dinilai banyak kebobrokan dan kecurangan.
Pengumuman yang hanya ditandatangani sendiri Ketua Panwaslugub Kota Psp Zulkarnain Hasibuan justru mengumuman tiga nama yang tidak sesuai dengan ranking hasil penilaian saat seleksi tertulis maupun tes wawancara.

Jalan Tanggal Sidimpuan Longsor

Ahmad Ridoan Pasid-XP Updated at : 13:30
Hujan yang mengguyur Kota Padangsidimpuan (Psp) akhir-akhir membuat Jalan Tanggal Kelurahan Batang Ayumijulu Kecamatan (Psp) Batu Nadua kembali longsor. Akibatnya jalan macet berjam-jam hingga kiloan meter di dua arah. Kejadian ini terjadi sekira pukul 15.00 WIB setelah kota Psp dilanda hujan deras. Diduga longsor terjadi akibat tanah tebing tidak kuat menahan beban air yang terus menerus.

Situasi tersebut disampaikan Nuhlan Harahap warga Tanggal.  Ia mengatakan dari kejadian ini tidak ada korban, namun material longsor bercampur batu dan pohon tersebut mengakibatkan pengendara tidak dapat melintas sampai setengah jam, karena longsor menutupi hampir seluruh badan jalan.

Guna mengantisipasi antrian panjang, warga bergotong-royong membersihkan material longsor dari tebing tersebut dengan peralatan seadanya sambil mengatur lalu lintas dari kedua arah.

“Inilah kekhawatiran kita sebagai warga tanggal, tapi perhatian pemerintah kurang, kalau tidak kita bersihkan mungkin tidak akan bisa lewat dan akan macet total,”ungkapnya.
 

Google+ Followers

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Pasid-XP - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger